Page

Kamis, 14 Maret 2013

KORUPSI

Oleh                : Baiturrahman
Kelas                : 6 KMI
Konsulat          : Kota Serang
Judul                : Korupsi

            Korupsi adalah suatu perilaku yang merusak nilai – nilai moralitas seseorang yang dianggap kebanyakan pelaku korupsi adalah sebuah kebiasaan yang wajar. Padahal, mengambil milik orang lain apalagi milik banyak orang dengan cara – cara yang tertentu yang dilarang oleh Agama maupun Negara tanpa ada keridhaan seperti apa yang di katakana Allah Tuhan pemilik dunia dan isinya dalam Al-Qur'an.
          
  Artinya : "HAI ORANG – ORANG YANG BERIMAN, JANGANLAH KAMU SALING MEMAKAN HARTA SESAMAMU  DENGAN JALAN BATHIL, KECUALI DENGAN JALAN PERNIAGAAN YANG BERLAKU SUKA SAMA SUKA DIANTARA KAMU" (QS. AN-NISA : 29)
          
  Artinya : "DAN JANGANLAH SEBAGIAN KAMU MEMAKAN HARTA SEBAGIAN  YANG LAIN DIANTARA KAMU DENGAN JALAN BATHIL DAN (JANGANLAH) KAMU MEMBAWA (URUSAN) HARTA ITU KEPADA HAKIM, SUPAYA KAMU DAPAT MEMAKAN SEBAGIAN DARIPADA HARTA BENDA ORANG LAIN ITU DENGAN (JALAN BERBUAT) DOSA, PADAHAL KAMU MENGETAHUI" (QS. AL-BAQARAH : 188)

            Dan ayat Al-qur'an ini telah jelas harus menjadi dasar kita bahwa mengambil harta dengan cara bathil HARAM hukumnya dilakukan. Akan tetapi ironisnya di Negara ini yang mayoritasnya adalah pemeluk Agama Islam banyak yang belum mengerti dan belum melaksanakan hukum – hukum agamanya sendiri apalagi jika mau melaksanakan hukum  Negara. Dan hasilnya pun banayk kita lihat, korupsi menjadi kebiasaan yang wajar sehingga moral-moral bangsa ini menjadi rusak karena korupsi. Pepatah mengatakan "jika ingin membunuh ular, potong kepalanya jangan potong ekornya".

KORUPSI

Oleh                : Siti Amalia
Kelas                : 6 KMI
Konsulat          : Jakarta
Judul                : Korupsi

            Korupsi adalah salah satu factor yang menyebabkan Negara Indonesia menjadi Negara yang krisis akan ekonomi. Negara Indonesia pun menjadi menjadi Negara yang paling banyak Koruptornya ketiga di Dunia. Penyebabnya yang paling dirasakan adalah pelaksana amanat untuk menjalankan roda pemerintahan dan Negara yang mengambil alih uang rakyat dengan cara yang tidak semestinya karena sifat dan karakter beliau – beliau ini yang serakah akan harta. Dengan sadar ataupun tidak sadar beliau – beliau ini  "menilep" dengan seenak hatinya uang yang di amanatkan kepada beliau – beliau tanpa memikirkan dengan hati bahwa uang ataupun sesuatu yang beliau – beliau ambil itu seharunya untuk maasyarakat yang berhak merasakan atupun menerimanya.
            Tentu perilaku – perilaku seperti diatas bukan saja ada konsukensinya untuk beliau – beliau ini, akan tetapi apa yang mereka ambil dengan cara bathil itu pun Haram rezekinya apalagi jika di makan oleh keluarganya juga, maka itu semua menjadi darah daging dari hasil yang haram. Tentu saja beliau – beliau yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi tersebut harus dihukum secara Agama dan Negara.






KORUPSI

 
Oleh                : Alief Achrun Nazar
Kelas               : 6 KMI
Konsulat          : Kota Serang
Judul                : Korupsi

Korupsi merupakan masalah terbesar di Indonesia dan juga salah satu yang memegang peringkat ketiga di Dunia. Dan juga Negara yang mayoritas 'menganut' penyakit Korupsi, dan Tidak sedikit pula akibat yang ditimbulkan oleh Korupsi ini, diantaranya :
·         Pembangunan sarana dan prasarana terhenti.
·         Inflasi.
·         Bertambah maraknya orang miskin.
·         Banyak pihak yang di rugikan akibat terkena imbas buruk dari korupsi tersebut.
·         Terganggunya pelayanan kepada publik Dll.

Maka dari itu menurut hemat  ane, kurangnya perhatian para menteri – menteri maupun pejabat - pejabat untuk untuk mengenal Agama lebih dalam lagi serta masih lemah dan ringannya hukuman kepada para koruptor sehingga kurang ataupun  tidak sama sekali menimbulkan efek jera kepada Koruptor itu sendiri maupun yang akan melakukan tindakan korupsi. Apalagi jika hanya hukumannya menginap di hotel prodeo, tentu hukuman seperti ini tidak akan menimbulkan efek jera yang diharapkan bahkan yang bersangkutan akan mengulangi lagi bahkan yang korupsi pun akan semakin bertambah banyak.
Dari permasalahn ini ane bisa ambil kesimpulan bahwa orang yang melakukan kejahatan masih kurang perhatiannya kepada Agama yang dia percaya dan dalam praktek agama itu sendiri, khususnya Agama Islam, maka system pemerintahan dan peradilan di Indonesia harus memakai dasar Agama Islam agar semua permaslahan yang sering merugikan banyak pihak akan terselesaikan, bukan saja pada system nya saja akan tetapi yang menjalankan system itu sendiri harus memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan.

Kamis, 25 Oktober 2012

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Dan Amalan Yang Disyariatkan

KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH DAN AMALAN YANG DISYARIATKAN


Oleh
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin



Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya.

روى البخاري رحمه الله عن ابن عباس رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر - قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'anhuma bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun".

وروى الإمام أحمد رحمه الله عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام أعظم ولا احب إلى الله العمل فيهن من هذه الأيام العشر فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

وروى ابن حبان رحمه الله في صحيحه عن جابر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: أفضل الأيام يوم عرفة.

"Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu 'anhuma, bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid".

MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

"Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga".

2. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah.
Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadist Qudsi :

الصوم لي وأنا أجزي به ، انه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي

"Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku".

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

ما من عبد يصوم يوماً في سبيل الله ، إلا باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريف

"Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun". [Hadits Muttafaqun 'Alaih].

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده .

"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya".

3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

".... dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ...". [al-Hajj/22 : 28].

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma.

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

"Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid". [Hadits Riwayat Ahmad].

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha', tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :

الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر ولله الحمد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah".

Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. Sebagaimana firman Allah.

وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ

"Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu ...". [al-Baqarah/2 : 185].

Tidak dibolehkan mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan berkumpul pada suatu majlis dan mengucapkannya dengan satu suara (koor). Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para Salaf. Yang menurut sunnah adalah masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua dzikir dan do'a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain.

Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do'a-do'a lainnya yang disyariatkan.

4. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta'atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya.

Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

ان الله يغار وغيرة الله أن يأتي المرء ما حرم الله علي

"Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya" [Hadits Muttafaqun 'Alaihi].

5. Banyak Beramal Shalih.
Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur'an, amar ma'ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.

6. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq
Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama'ah ; bagi selain jama'ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

7. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq.
Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta'ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

وقد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبّر ووضع رجله على صفاحهما

"Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu". [Muttafaqun 'Alaihi].

8. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.
Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu 'anha bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضّحي فليمسك عن شعره وأظفاره

"Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya".

Dalam riwayat lain :

فلا يأخذ من شعره ولا من أظفاره حتى يضحي

"Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban".

Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah.

وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّه

"..... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan...". [al-Baqarah/2 : 196].

Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.

9. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.
Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.

10. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas.
Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.

Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya.

والله الموفق والهادي إلى سواء السبيل وصلى الله على محمد وآله وصحبه وسلم .

صدرت بأذن طبع رقم 1218/ 5 وتاريخ 1/ 11/ 1409 هـ
صادر عن إدارة المطبوعات بالرئاسة العامة لإدارات البحوث العلمية والإفتاء والدعوة والإرشاد
كتبها : الفقير إلى عفو ربه
عبدالله بن عبدالرحمن الجبرين
عضو ا

[Disalin dari brosur yang dibagikan secara cuma-cuma, tanpa no, bulan, tahun dan penerbit. Artikel dalam bahasa Arab dapat dilihat di http://www.saaid.net/mktarat/hajj/4.htm]

Selasa, 23 Oktober 2012

Lombok dan Isu


     Lombok Tengah - Isu Penculikan Orang dan Pembunuhan yang beredar melalui SMS (short message service) ataupun BBM (BlackBerry Messenger) yang terjadi di Pulau Lombok dan sekitarnya di wilayah NKRI memang sangat meresahkan dan yang baru baru ini khususnya yang terjadi di Tengah Masyarakat di Pulau Lombok mulai dari Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat yang telah memakan korban banyak sangat disayangkan berbagai pihak. 
    
      Yang juga sangat di sayangkan adalah yang menjadi korbannya bukan Pelaku aksi penculikan melainkan korban penghakiman massa karna di curigai sebagai anggota komplotan penculikan, korbannya pun ada yang hanya dicurigai sebagai pelaku Penculikan sampai kehilangan nyawa karna aksi beringas warga yang terjadi di Lombok Tengah yang mengejar pelaku dari wilayah Lengkok Bumut Desa Lekor, Kecamatan Janapria. bahkan mobil avanza milik korban pun tak luput dari aksi pembakaran untungya dua orang dapat melarikan diri dari amukan massa dan ada pula korban kehilangan nyawa lainnya seperti di Lombok Barat, padahal kejadian itu sendiri ada di depan Aparat kepolisisan karna massa yang terlalu banyak dan sudah beringas seperti Informasi sebelumnya kantor mapolsek Kediri Lombok Barat diserbu ribuan massa untuk menghakimi seorang yang misterius yang di curigai komplotan penculik dan mayatnya di taruh di tengah jalan, karna ulah itu juga kantor mapolsek kediri rusak, dan yang baru minggu ini terjadi adalah di Lombok barat dan Pantai Kute (22/10).

     Sungguh itu semua sangat disayangkan karna kebenaran atas isu itu belum terbukti secara fakta di Lombok sendiri. Sampai-sampai para Orang Tua di Lombok Tengah saat jam keluar Sekolah mereka sudah menunggu anaknya di depan sekolah untuk menjemput anaknya takut anaknya menjadi korban penculikan padahal hari hari biasanya tidak seperti itu, menurut penuturan salah satu Guru di Lombok Tengah (LOTENG). Bukan hanya itu pengumuman di masjid-masjid melalui pengeras suara pun sudah pernah dilakukan oleh masyarakat untuk memperingati para warganya, ada pula yang mengatakan orang luar Lombok seperti Madura dan Jawa menculik untuk mengambil Organ tubuh dan dijual kepada penadah dan ada pula yang mengatakan untuk Ilmu hitamlah, kepalanya untuk bangun jembatanlah dan lain-lain. 

      Terlepas dari Itu semua tidak terlepas dari ke kurangnya sosialisasi dari Pemerintah maupun Aparat berwenang atas kasus ini sampai kepada semua lapisan masyarakat agar benar-benar tidak terpengaruh dan terprovokasi, mengapa demikian karna kasus seperti ini sudah sering terjadi di Indonesia. mungkin solusi yang bisa diambil adalah sosialisasi langsung kepada Kepala Daerah setempat mulai dari para Kepala ataupun Adat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, Desa dan Kampung secara terjun Langsung kelapangan agar masyarakat tidak mudah "ditipu" dan agar lebih Teliti dan bijaksana oleh Isu SMS seperti itu  karna masyarakat sekarang sudah jenuh dan bosan dengan kebohongan dan kesemrautan Mas Media dan Pemerintahan Pusat dan Daerah maka dari itu berita - berita yang niatnya untuk meluruskan isu tersebut malah menjadi makan tuannya sendiri karna sudah banyak yang tidak peduli dengan Media Media seperti itu, maka dari itu jangan salahkan masyarakat atas ketidakpedulian seperti itu.

      Isu - isu yang terjadi di wilayah Lombok bermacam-macam ada pula SMS yang mengatasnamakan KAPOLRES yang isinya untuk berhati-hati serta memberitahukan ciri-ciri para penculik dan cara kerja mereka setempat padahal Kapolda NTB, melalui Kabid Humas AKBP Sukarman Husein, kepada wartawan diruang kerjanya minggu (21/10) malam. Sukarman juga menyayangkan sikap massa yang terkesan anarkis di mapolsek Kediri, Lombok Barat, minggu sore itu  Bahkan jatuhnya korban jiwa di Kantor Polisi mengindikasikan bahwa masyarakat belum sepenuhnya memahami hukum di negeri ini.

     "Kami prihatin tentang peristiwa pengrusakan kantor Polsek Kediri dan pembunuhan itu. Kami berharap masyarakat bisa lebih menahan diri dan jangan mudah terpancing isu menyesatkan tersebut", Terangnnya. Sukarman juga menghimbau kepada masyarakat agar bisa lebih cermat dan Teliti melihat isu yang berkembang dan menyerahkan kepercayaan penanganannya kepada aparat hukum yang berwenang.
Dia juga menegaskan bahwa "SMS yang mengatasnamakan Kapolres itu juga tidak benar. Jadi masyarakat jangan terlalu cepat terpancing", Tegasnya.Akan etapi sampai saat ini banyak masyarakat yang masih resah dan terkesan terlalu khawatir akan Isu sms seperti itu.

       Bukan hanya masyarakat sekitar Lombok yang khawatir akan tetapi ada juga masyarakat Pendatang yang bekerja di Lombok pun khawatir akan menjadi sasaran karna dicurigai sebagai komplotan penculikan "jadi takut kalau nanti dituduh mata-mata penculik" terang Nova "Warga Jawa yang baru 2 Tahun di Lombok" ada juga  warga pendatang yang senada dengan itu (22/10). mereka berharap Isu seperti ini segera dapat segera berakhir dan masyarakat agar bijaksana dan teliti mendapatkan Isu-isu seperti ini. 

      Tentu ini sangat merugikan ,masyarakat Lombok sendiri sebagai sektor pariwisata alamnya karna bagaimanapun saat ini Lombok masih dalam tahap perkembangan dan masih kalah oleh pulau tetangganya Bali, apalagi sekarang yang sedang di gadang gadang atau pun yang di rencanakan oleh Pemerintah setempat adalah sektor pariwisata yang akan di unggulkan, mungkin saja Investor yang tadinya akan menginvestasikan uangnya di Lombok tidak jadi menginvestasikan uangnya karna khawatir dan para wisatawan lokal dan mancanegara yang akan berpariwisata ke Lombok akan  khawatir akan tiba-tiba isu seperti ini menyasar kepada mereka. (23/10/2012) 

Tulisan : nas.lima5@gmail.com
http://www.facebook.com/pangeran.nasrullahalbantany?ref=tn_tnmn
Foto : dari berbagai Sumber

Pencarian untuk : isu di lombok / isu lombok / penculikan di lombok / penculikan anak / isu penculikan / isu penculikan / isu di lombok / isu lombok / penculikan di lombok / penculikan anak / isu penculikan

Rabu, 15 Agustus 2012

PENTINGNYA MEMILIKI NIAT UNTUK BERBUAT BAIK SETIAP HARI

Seorang yang beriman menjalani seluruh hidupnya berdasarkan Al Qur'an, dan berusaha menerapkan secara hati-hati dari hari ke hari apa yang telah ia baca dan pelajari dalam ayat-ayatnya. Dalam segala perbuatannya, sejak saat dia bangun di pagi hari sampai waktu dia tertidur di malam hari, dia memiliki niat bahwa dalam berpikir, berbicara dan bertindak itu harus sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al-Qur'an
Allah Menyatakan kepada kita dalam Al Qur'an bahwa pengabdian seperti ini yang mendominasi seluruh kehidupan orang yang beriman.
Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.(Surat Al-An’am: 162)
Sejak saat seorang muslim memiliki iman, ia telah membuat keputusan untuk menghabiskan setiap saat dalam hidupnya untuk mendapatkan ridha Allah. Sejak saat itu, ia menunjukkan semangat rohani dan usaha yang besar baik dalam segi material maupun spiritual. Namun, karena kecenderungan yang melekat, seorang Muslim tidak pernah merasa bahwa imannya sudah berada pada tingkat yang cukup, sehingga selama belum sampai pada napas terakhirnya, ia selalu memiliki kesempatan untuk meningkatkan keimanannya di setiap saat dalam hidupnya.
Dengan demikian, maka setiap hari, setiap jam, setiap saat, dia harus sekali lagi membuat niat dalam hatinya untuk memperdalam imannya, memperbaharuinya dan berkomitmen untuk menghabiskan setiap saat dalam hidupnya dalam mengerjakan amal saleh sehingga mendapatkan ridhlo Allah.
Orang Yang Beriman Harus Memperbaharui Niatnya Setiap Hari
Pada saat ini, seperti saat kita sedang membaca artikel ini, kitapun dapat memperbaharui niat kita. Sejak saat ini, kita dapat berniat untuk menghabiskan waktu kita, menggunakan kesempatan kita, dan mengerahkan segenap kekuatan spiritual dan fisik kita untuk digunakan pada hal-hal yang jauh lebih berguna, penuh perhatian dan tulus
Kita bisa menilai setiap kesempatan dalam melaksanakan segala macam ibadah dengan penuh semangat. Kita bisa mengamati setiap kesempatan yang dapat menjadikan kita mendapatkan ridha Allah dan berlomba untuk melakukan amal saleh.
Kita bisa mengalami kemajuan dalam rangka mendapatkan ridha Allah jika tidak memiliki pemikiran seperti "Saya sudah membuat perbuatan yang baik ini, dan ini sudah cukup untuk hari ini," atau "Dibandingkan dengan orang lain di sekitar saya, saya sudah melakukan banyak usaha yang lebih besar, dan dalam hal apapun, saya lebih baik dari mereka",.
Apa yang dimaksud di sini adalah keadaan yang sangat berbeda dan khas dari pikiran. Tidak diragukan lagi, seorang Muslim menghabiskan setiap waktunya sesuai dengan moralitas Al-Qur'an. Namun, sikap seseorang yang membuat keputusan secara sadar dan tegas mengenai hal ini sangat jauh berbeda, untuk hati nurani seseorang yang seperti itu, hal ini sangat sensitif.
Dia sangat peduli terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Dia lebih waspada terhadap pekerjaan yang sulit, dibandingkan dengan orang yang lain. Dia adalah orang yang selalu berbicara dengan kata-kata terbaik. Dia lebih baik, lebih damai dan lebih positif dibandingkan dengan orang yang lain.
Dia adalah orang yang penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang. Dia lebih memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan berusaha untuk memenuhinya, sebelum orang lain melakukannya. Dia selalu berpenampilan dengan gaya yang damai dan sesuai. Suasana hatinya sangat berbeda dan positif, dimana orang lain langsung bisa mengetahuinya.
Orang beriman Berniat untuk Hidup dengan Nilai Moral Yang Diajarkan oleh Allah dalam Al Qur'an dengan Cara Terbaik selama 24 Jam Sehari.
Apapun kondisinya, orang beriman tidak akan berkompromi dalam menunjukkan akhlak yang tinggi. Nilai-nilai mereka tidak berubah, mereka selalu menyesuaikan dengan apa yang Allah Perintah dan Ridhoi.
Mereka mengambil Muhammad Rasulullah (saw) sebagai suri tauladan mereka yang Allah Puji dalam Al Qur'an dalam kata-kata ini:
Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung (Surat Al-Qalam: 4)
Hanya ada satu cara untuk selamat dari hancur dalam siksaan kekal api neraka, yaitu hidup menurut Al-Qur'an dan Sunnah, dimana dengan cara ini, Alloh Menghadiahkan kepada manusia "suatu kemenangan"
Hidup dalam Al-Qur’an dan Sunnah lah yang menyelamatkan manusia dari kebodohan, di mana mereka tenggelam, cara berpikir mereka yang primitif, lingkungan yang penuh dengan stres, karakter negatif, ketakutan yang tak berdasar, keyakinan yang sesat, dimana kesemuanya inilah yang merupakan penyebab dari disiksanya dalam neraka.
Dengan menerapkan hidup berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, mereka memperoleh pemahaman dan kebijaksanaan, nilai yang lebih tinggi, lingkungan yang wajar, penuh dengan ketenangan pikiran, dan yang terpenting adalah hidup di Surga yang penuh dengan berkah tiada akhir.
Hanya ada satu cara untuk menghapus semua kecemasan, pertempuran, perang, permusuhan, kemiskinan, kemelaratan dan kemarahan yang mengisi dunia: yaitu dengan hidup sesuai dengan ajaran Al Qur'an dan Sunnah Muhammad (saw). Tidak ada cara lain bagi seseorang untuk mendapatkan kebahagiaan, kesejahteraan, keadilan, kasih dan damai yang dia inginkan
Hidup menurut Al-Qur'an dan Sunnah adalah semacam sebuah tameng terhadap ketidakadilan, konflik, ketidaksetaraan, iri hati, perang, ketidakseimbangan, kotoran, ketakutan, kefanatikan, kekejaman, kekerasan, amoral, dan hal lain seperti itu adalah solusi yang paling dasar bagi manusia agar mereka dapat hidup dengan nyaman, damai, penuh kebahagiaan dan keadilan.
Meskipun demikian, dan karena mereka telah berpaling dari moralitas agama yang benar demi keuntungan kecil, keuntungan duniawi dan kelemahan manusia itu sendiri, sebagian orang menimbulkan kerusakan besar pada diri mereka sendiri. Bagi manusia, dengan berpaling dari moralitas Al-Qur'an dan Sunnah, ini berarti bahwa ia akan tetap tidak sadar akan kebenaran yang merupakan hal yang sangat penting untuk diketahuinya.
Namun, sumber daya yang telah dikumpulkan oleh dia dan manusia fana seperti dia, tidak akan cukup untuk bertahan hidup dalam situasi dan masalah yang mereka hadapi di dunia. Orang-orang seperti mereka akan menghabiskan seluruh hidup mereka didalam kecemasan, kekhawatiran, stres, ketakutan dan kesulitan, dan tidak ada solusi untuk masalah mereka. Dan pada akhirnya, mereka akan menerima situasi ini sebagai suatu yang normal dan akan menghabiskan sisa hidup mereka dalam keadaan tertipu, dan mereka berpikir bahwa penderitaan mereka adalah "sebuah kenyataan hidup", padahal keadaan seperti itu sebenarnya merupakan hukuman karena tidak menjalani hidup dengan prinsip-prinsip moralitas agama.
A0078Orang-orang beriman yang mengikuti nilai-nilai yang ditetapkan oleh Allah dalam Al Qur'an dan membuat mereka menang atas setiap saat dalam hidup mereka, akan hidup dalam keadaan terbaik
Allah mengumumkan kabar baik untuk orang beriman dalam kata-kata berikut:
Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga). (Surat Saba: 37)
Orang beriman mengalami efek positif dari "memperbaharui niatnya" setiap hari. Tujuan seorang beriman yang memiliki sikap moral seperti ini (selalu memperbaharui niat) adalah agar menjadi salah seorang diantara "para hamba yang paling dicintai Allah." Untuk alasan seperti ini, saat dia bisa sepenuhnya mengadopsi sikap moralitas ini, ia sekali lagi berkeinginan untuk menjadi lebih tulus, lebih sensitif terhadap ridha Allah, dan lebih teliti, hal ini akan memperdalam moralitasnya dan bahkan lebih.
Hal ini berlanjut hingga akhir hidupnya, ia tidak pernah merasa bahwa usaha dan perbuatannya yang baik ini sudah mencukupi. Akibatnya, iman, moralitas, kepribadian dan sikapnya,  mengalami kemajuan terus menerus dan pada akhirnya mencapai kesempurnaan.
Dalam Qur'an, Allah Memberi tahu kepada kita tentang karakter Muslim seperti itu, berikut ini:
Orang-orang seperti itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (Surat Al-Mu’minun: 61)
Dengan kehendak Allah, hidup sesuai dengan ajaran Al Qur'an dan Sunnah akan menjadikan orang untuk mampu mengembangkan suatu wawasan yang luas dari pemahaman, kecerdasan yang unggul, kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan salah, serta kemampuan untuk mempertimbangkan suatu hal secara mendalam.
Karakter-karakter seperti ini akan memastikan bahwa orang yang memiliki karakter-karakter tersebut, akan menjalani hidup setiap saat dalam kehidupannya dalam kemudahan yang berasal dari keuntungan-keuntungan ini.
Seseorang yang menjalani hidupnya dengan tunduk pada Allah dan sesuai dengan ajaran agama akan sangat berbeda dari orang lain dalam cara dia berperilaku, duduk dan berjalan, dalam sudut pandangnya dan bagaimana ia menjelaskan dan menafsirkan sesuatu hal, dan dalam solusi yang ia temukan untuk masalah-masalah yang menghadapinya.

http://id.harunyahya.com/id/works/107955/PENTINGNYA-MEMILIKI-NIAT-UNTUK-BERBUAT-BAIK-SETIAP-HARI